Apakah Hukuman bagi orang-orang yang melakukan zina???

Zina yaitu perbuatan bersetubuh atau hubungan sexual antara lelaki dan perempuan yang bukan suami istri menurut hukum yang berlaku dalam Islam. Perbuatan itu mungkin saja dilakukan seseorang dengan orang lain ataupun dengan anggota keluarganya sendiri yang bukan dinikahinya menurut hukum.

Bagi setiap orang, laki-laki ataupun perempuanyang telah melakukan zina harus dilaksanakan hokum yang mencambuk masing-masingnya seratus kali dihadapan beberapa orang saksi terdiri dari orang-orang yang bukan familinya,

 QS:An-nur:2

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ [٢٤:٢]

Perempuan pezina dan laki-laki pezina, cambuklah masing-masing dari keduanya seratus kali cambukan. Jangan rasa santun menahanmu pada keduanya dalam Diin Allah, jika kamu beriman pada Allah dan Hari Akhir. Dan hendaklah disaksikan siksaan keduanya itu sebagian dari orang-orang Mukmin.

Allah menguatkan agar hukuman demikian dilaksanakan terhadap setiap pezina, walaupun pezina itu adalah anggota keluarga sendiri. Terhadap pezina demikian harus dilaksanakan hukuman tanpa pilih kasih, karena yang dilakukanya sanggat berbahaya bagi pertumbuhan masyarakat.

Begitu buruknya perzinaan itu, maka siapa yang kebetulam menggetahui telah berlakunnya perbuatan, harus melaporkannya bagi pihak yang berwenang menurut hokum. Dia tidak boleh menjatuhkan hukuman sendiri kecuali yang bersifat pencegahan, peventif, sebelum berlakunnya pezinaan atau karena tergugah atau karna tergetar hatinya ketika melihat perbuatan mesum berlaku dihadapanya.

Orang yang tidak berusaha mencegah berlakunnya perzinaan ataupun yang tidak berusaha agar pezina dihukum menurut QS:An-nur:2, maka orang itu tergolong kafir, fasik dan dzalim, menurut QS:Al-maiddah:44, QS:Al-maiddah: 45, QS:Al-maiddah:47.

 QS:Al-maiddah:44

إِنَّا أَنزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُوا لِلَّذِينَ هَادُوا وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُوا مِن كِتَابِ اللَّهِ وَكَانُوا عَلَيْهِ شُهَدَاءَ ۚ فَلَا تَخْشَوُا النَّاسَ وَاخْشَوْنِ وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ [٥:٤٤]

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Taurat, di dalamnya ada petunjuk dan Nur (cahaya disekeliling titik pusat = maka Nur adalah petunjuk yang berpusat pada Allah). Menghukum dengannya Nabi-Nabi yang Islam untuk orang-orang Yahudi dan orang-orang ber-Tuhan dan pemimpin-pemimpin (rahib-rahib) yang mereka harus menjaga Kitab Allah dan mereka menjadi pemberi bukti atas-NYA. Maka jangan takut pada manusia dan takutlah pada-KU. Jangan tukar Ayat-Ayat-KU dengan nilai sedikit. Siapa yang tidak menghukum dengan yang Allah turunkan, maka itulah orang-orang kafir.

QS:Al-maiddah:45

 

وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْأَنفَ بِالْأَنفِ وَالْأُذُنَ بِالْأُذُنِ وَالسِّن بِالسِّن وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ ۚ فَمَن تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَّهُ ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ [٥:٤٥]

Dan Kami tetapkan atas mereka di dalamnya, bahwa diri drngan diri, dan mata dengan mata, dan hidung dengan hidung, dan telinga dengan telinga, dan gigi dengan gigi, dan perlakuan bertimbalan. Siapa yang mensedekahkannya, maka hal itu adalah pengaganti baginya. Siapa yang tidak menghukum dengan yang Allah turunkan, maka itulah orang-orang dzalim.

 

 

QS: Al-maiddah:47

 

وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ الْإِنجِيلِ بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فِيهِ ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ [٥:٤٧]

Dan hendaklah menghukum ahli Injil itu dengan apa yang Allah turunkan di dalamnya. Dan siapa yang tidak menghukum dengan apa yang Allah turunkan, maka itulah orang-orang fasik.

Walaupun yang melakukan zina itu adalah aggota keluarganya sendiri.

Hal ini hendaklah menjadi perhatian besar bagi setiap orang islam yang mengetahui telah berlakunyya perzinaan. Dia tidak boleh mendiamkan keadaan itu telah berlaku diantara keluargannya, apalagi senngaja memberi kesempatan pada pezina it untuk lari keluar daridaerah tempat tinggal untuk mengelakkan diri dari hukuman.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s