Akibat Pacaran

Nah, setelah kalian membaca “kenapa orang dilarang pacaran”. sekarang
aq mau ngebahas akibat dari pacaran!
Memang banyak akibat yang mungkin timbul dari adanya tindakan berpacaran, umumnya jahat dan buruk ,sedikit sekali akibatnya yang baik, antara lain sebagai berikut :

 

  1. Rahasia yang sedikit banyaknya dipandang tidak baik dalam kehidupan. Hal ini membawanya kepeda pertumbuhan yang tak diharapkan sebagai pribadi sempurna. Akhirnya dia terbiasa berbohong,menipu dan tak dipercaya dalam pergaulan.

 

  1. Orang yang berpacaran akan terbiasa melamun,berkhayal, pada yang sukar terlaksana terutama dalam hubungan kehendak syahwat. Hal ini mendidiknya bersikap tidak objektif, penuh kepalsuan, dan bertumbuh tanpa ketabahan dengan tindak tanduk tak menentu.

 

  1. Orang yang berpacaran akan terbiasa membuang waktu secara percuma karena memikirkan masa depan yang penuh keraguan, bahkan kadang-kadang memakai harta benda dengan pemborosan, hal ini merugikan dirinya dalam urusan lain yang lebih penting seperti dalam rumah tangga keluarga , perekonomian,pelajaran, dsb.

 

  1. Perbuatan berpacaran adlah peragaan dari dorongan syahwat yang harus dipenuhi, seringkali terbentur mencapai kehendaknya, maka ini akan membawa orang kepada monosex, mimpi sexual, dan tindak tanduk lain yang merugikan diri dalam pertumbhan. Kerugian itu akan berpengaruh pada masyarakat lingkungan bahkan juga pada generasi mendatang.

 

  1. Seringkali orang yang berpacaran tidak direstui ibu bapak yang harus menentukan jodohnya atau yang berhak atas akad nikahnya menurut hukum. Hal ini mungkin akan menyebabkan dia :

 

  1. Lebih banyak menyimpam rahasia pribadi yang sebenarnya tidak disenangi keluarga

 

  1. Lebih banyak memikir dan berkhayal tentang cara mencapai kehendak syahwatnya, hingga dia labih terbiasa pada monosex atau mungkin juga berpondah kepada homosex atau lesbian, QS: An-nisa:15 dan QS: An-nisa:16

 

QS: An-nisa:15

 

 

وَاللَّاتِي يَأْتِينَ الْفَاحِشَةَ مِن نِّسَائِكُمْ فَاسْتَشْهِدُوا عَلَيْهِنَّ أَرْبَعَةً مِّنكُمْ ۖ فَإِن شَهِدُوا فَأَمْسِكُوهُنَّ فِي الْبُيُوتِ حَتَّىٰ يَتَوَفَّاهُنَّ الْمَوْتُ أَوْ يَجْعَلَ اللَّهُ لَهُنَّ سَبِيلًا [٤:١٥]

Yang mendatangkan kekejian dari perempuanmu (lesbian), adakanlah saksi atas mereka empat orang dari kamu. Jika mereka telah membuktikan, maka tahanlah perempuan-perempuan itu dalam rumah hingga maut mewafatkan mereka atau Allah menjadikan bagi mereka garis hukum.(

 

QS: An-nisa:16

 

وَاللَّذَانِ يَأْتِيَانِهَا مِنكُمْ فَآذُوهُمَا ۖ فَإِن تَابَا وَأَصْلَحَا فَأَعْرِضُوا عَنْهُمَا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ تَوَّابًا رَّحِيمًا [٤:١٦]

Dan dua lelaki yang mendatangkannya (kekejian = homoseks) dari kamu, maka sakiti keduanya. Maka jika mereka bertobat dan berbuat sholeh, berpalinglah dari keduanya.(dari perbuatan itu). Sesungguhnya Allah pemberi tobat lagi penyayang.

 

  1.  Dia jadi pendiam, murung, tak suka bergaul sebagaimana biasanya, hingga akhirnya mengambil putusan nekad seperti misalnya: melarikan diri dari rumah keluarga, pergi kedaerah lain bersanma pacarnya tanpa izin orang tua, menghabisi hidupnya dengan kematian direncanakan ataupun berubah jadi edan, gila, dsb..

 

  1. Seringkali pula oarng yang berpacaran itu gagal menurut rencana bermula, digagalkan oleh berbagai sebab misalnya :
    1. Salah seorang diantaranya berbau amis atau memiliki cacat diri yang tersenbunyi. Hal ini baru diketahui setelah tindakan berpacaran itu semakin akrab.
    2. Salah seorang diantaranya memiliki cacat keturunan atau cacat keluarga yang kemudian baru diketahui.
    3. Salah seorang diantaranya berpindah daerah tempat tinggal dibawa orang tuanya sendiri, atau mengalami kamatian oleh suatu sebab.
    4. Salah seorang diantaranya berpindah cinta.

 

  1. Kegagalan seseorang dalam berpacaran seperti yang dimaksud pada alinea 6tadi, akan mengakibatkan :
    1. Bahwa dia akan mencari pacar baru yang cocok menurutr kehendak hati dan syahwatnya.
    2. Bahwa dia akan menahan diri beberapa tahun atau selamanya tinggal membujang. Dan kalau dia perempuan maka hal ini sangat berbahaya, mungkin dia tidak akan mempercayai lelaki lain apalagi untuk mencintai, dan mungkin pula tetap lajang sampai mati.

 

 

  1. Orang yang berpacaran jarang sekali menemui hasil yang diidamkan bermula. Berbagai sebab mungkin saja jadi alasan. Sementara itu, tidak semua orang suka berpacaran, bahkan banyak orang yang mengutuk sikap berpacaran. Orang-orang ini sangat berhati-hati dalam memiliki calon istri atau suami, dan semakin susah pihak orang tua untuk mencarikan jodoh anak-anaknya.

 

  1. Umumnya orang-oarang yang berpacaran cenderung kapada bergaul bebas. Kadang-kadang terpedaya kapada perzinaan, monosex,lesbian atau homosex. Karena itulah hokum islam menamakan merpacaran itu dengan ”MENDEKATI ZINA”, dan hal ini dilarang Allah termuat pada QS: Al-isra:32

 

QS: AL-isra:32

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا [١٧:٣٢]

Dan jangan mendekati zina, bahwa dia (zina itu) adalah kekejian dan garis hukum yang jahat.

Maka perzinaan dengan pacar sendiri membuka kesempatan berzina dengan orang lain, bahkan memudahkan orang memasuki lapangan pelacuran.

woow… ternyata dampak dari pacaran ngeri banget ya..?

aq jadi g pengen pacaran…!
sebenernya sayang sama lawan jenis itu boleh, tp jangan sampek
pacaran. karna pacaran itu sama dengan mendekati ZINA.
Dan untuk kalian yang ngebaca ini, aq harap kalian g pacaran lagi!
Dan yang berniat untuk pacaran… semoga mengurunkan niatnya..
Amin..🙂

semoga bermanfaat, n gomapta..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s